Contoh Kartu Pos Asli Indonesia

Kartu pos adalah lembaran yang biasanya terbuat dari selembar kertas tebal atau karton tipis yang berbentuk persegi panjang dan biasanya digunakan untuk mengirim pesan tulisan. Kartu pos dikirimkan  tanpa amplop dan dibandrol dengan harga yang relative lebih murah daripada surat biasa yang menggunakan perangko.

Kartu pos yang kita kenal saat ini telah mengalami banyak proses perkembangan sejak jaman dahulu hingga saat ini. Produksi kartu pos berkembang antara tahun 1800-an dan awal 1900-an. Kartu pos cepat populer karena menjadi salah satu pilihan berbagi kabar secara cepat. Berikut ini adalah sejarah umum singkat dari kartu pos di dunia. (lebih…)

Contoh Soal Tes TOEIC

Tes TOEIC® adalah tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa Ibunya bukan Bahasa Inggris. Tes TOEIC® dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang dalam kesehariannya bekerja di lingkungan internasional. Nilai-nilainya menunjukan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam komunikasi umum, termasuk di lingkup pendidikan, bisnis, industri dan perdagangan.

Tes ini tidak memerlukan pengetahuan atau keterampilan khusus ( istilah yang tidak umum yang digunakan orang dalam aktivitasnya sehari-hari). (lebih…)

Notulen Rapat beserta Contohnya

Pengertian Notulen Rapat

Notulen dapat diartikan sebagai rangkuman yang singkat, padat, sistematis, dan menyeluruh dari suatu kegiatan rapat atau sidang. Notulen sendiri sebenarnya memiliki fungsi yang sangat penting dalam kegiatan rapat,

Fungsi Notulen

karena disinilah semua kegiatan rapat akan dibuktikan secara tertulis, berikut beberapa fungsi notulen :

  • Notulen digunakan sebagai bukti tertulis bahwa rapat telah dilaksanakan.
  • Notulen digunakan sebagai tolak ukur sukses atau tidaknya pelaksanaan rapat. Selain itu juga digunakan untuk acuan pelaksanaan kegiatan yang dihasilkan dari hasil keputusan rapat. (lebih…)

Contoh Minutes of Meeting (MoM)

Rapat dalam pekerjaan dapat dilakukan secara formal atau informal, tergantung pada kebijakan dan kondisi perusahaan. Berikut ini beberapa panduan untuk menulis risalah rapat atau minutes of meeting (MoM) yang profesional.

Langkah-langkah Mencatat MoM :

  1. Pelajari agenda rapat, risalah rapat yang lalu (yang berhubungan), dan dokumen-dokumen lain yang akan dirapatkan. Jika perlu, gunakan alat perekam untuk memastikan keakurasian catatan anda.
  2. Duduklah di samping pemimpin rapat agar anda dapat dengan mudah memperoleh penjelasan atau bantuan saat rapat berlangsung.
  3. Tuliskan “Risalah Rapat dari XXX (nama perusahaan atau rapat yang jelas).
  4. Tuliskan dengan jelas tanggal, waktu, dan tempat diadakannya rapat.
  5. Edarkan selembar kertas berisi tanda hadir ke seluruh peserta. (Lembaran ini juga berguna untuk mengetahui nama-nama peserta rapat yang memberikan masukan pada waktu rapat.)
  6. Anda juga perlu mencatat nama-nama peserta rapat yang datang terlambat, lebih awal, atau tepat waktu. Hal ini mungkin diperlukan untuk memberikan masukan singkat pada peserta rapat yang terlambat jika ada yang mereka lewatkan.
  7. Tuliskan point-point rapat sesuai dengan urutan point-point yang dibicarakan. Misalnya jika item no.8 pada agenda dibicarakan lebih dahulu sebelum item no.2, maka catatlah item no.8 terlebih dahulu.
  8. Catatlah masukan yang dimuat dan nama-nama orang yang mencetuskannya.
  9. Catatlah apakah sebuah masukan diterima atau ditolak, dan bagaimana prosesnya dilakukan (apakah dengan voting, atau metode lain?). Juga perlu dimasukkan dalam catatan jika masukan itu diterima secara bulat. Untuk rapat yang tidak terlalu besar, catatlah nama-nama peserta yang menyetuji, tidak menyetujui dan abstain.
  10. Pusatkan perhatikan anda pada tindakan yang akan dilakukan oleh para pserta rapat. Hindari untuk menulis segala hal dalam rapat secara terlalu detail.

(lebih…)

Contoh Formulir Purchase Order (PO)

Purchase order atau yang lebih dikenal dengank PO merupakan salah satu jenis surat binis yang sering kita temui dalam usaha jual-beli. Saat pembeli melakukan order atau pemesanan kepada perusahaan rekanan atau supplier, pihak penjual atau supplier pasti akan diminta untuk mengirimkan Surat PO baik via fax, email, maupun pos. Surat ini selanjutnya akan digunakan oleh pihak supplier untuk mengetahui secara detail barang-barang apa saja yang di pesan oleh pembeli. PO juga berguna untuk mengatasi kesalahan dalam produksi pesanan. Selain itu, Surat PO juga dapat digunakan bagi kedua pihak (pembeli dan penjual) sebagai file data bagian accounting/keuangan/pembukuan. Surat Purchase Order juga dapat dijadikan bukti transaksi laporan keuangan perusahaan.

Di dalam Purchase Order harus memuat dengan jelas tentang rincian jenis barang yang dipesan oleh pembeli, jumlah yang di pesan, spesifikasi/permintaan khusus (jika ada), tanggal pengiriman, serta yang terpenting adalah harus mencantumkan nomer PO. Nomer PO sangat penting karena berguna pada saat melakukan track (penelusuran) order melalui nomer Surat Purchase Order dikemudian hari jika terjadi kekeliruan ataupun masalah.

(lebih…)