Definisi, Komponen, dan Contoh Form Purchase order (PO)

Purchase Order (PO) merupakan surat pemesanan yang dikeluarkan oleh perusahaan pemasok (vendor) setelah terjadinya kesepakatan berdasarkan Quotation. Keberadaan surat ini dirasa sangat penting karena berisikan komitmen dari pelanggan. Jika misalnya terjadi penyangkalan oleh pelanggan di kemudian hari pada saat pihak pemasok telah mengantarkan barang atau menyelesaikan perihal tanggungan jasa, maka PO dapat menjadi bukti penguat.

Pada saat kita melakukan order atau pemesanan kepada suatu perusahaan rekanan atau supplier, maka sudah pasti kita akan diminta untuk mengirimkan surat Puchase Order (PO) baik melalui email, fax, ataupun pos. Selain digunakan untuk mengetahui secara detail item barang apa saja yang dipesan, PO juga digunakan untuk mengantisipasi adanya kesalahan dalam memproduksi atau memproses pesanan. PO juga akan berfungsi sebagai arsip file dan dan bukti transaksi laporan keuangan pada bagian keuangan atau pembukuan (accounting).

PO didalamnya merinci tentang informasi pemesanan dari perusahaan kepada vendor atau pemasok (nomor PO, tanggal, nama vendor, alamat vendor, dan data primer lainnya), serta tentang tahapan pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan.Di dalam PO juga harus tercantum dengan jelas jenis barang yang kita pesan, jumlah yang kita pesan, dan spesifikasi atau permintaan khusus (jika ada). Nomer PO biasanya berguna ketiak pihak vendor maupun perusahaan rekanan ingin melakukan tracking (penelusuran) order melalui nomer Surat Purchase Order ini apabila dikemudian hari terjadi kekeliruan ataupun masalah terkait dengan pesanan.

Berikut kami tampilkan contoh surat Purchase Order:

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

PT. CERDAS BERKARYA

Jl. Sultan Hasanuddin 233 J Surabaya

Telp/Fax. 031 – 5041***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

PURCHASE ORDER

No. 8736/PO/BD/I/2015

Surabaya, 7 Juni 2015

 

Kepada Yth.

PT. TALENTA SOLUSINDO

Jl. Mayjen Panjaitan 87 Malang

Tel / Fax. 0341 – 457***

 

Dengan hormat,

Berikut ini kami kirimkan daftar order pesanan kami:

NO

DESKRIPSI

QTY

HARGA/PC

JUMLAH

KETERANGAN

1. Pensil 2B Merk “X” 2000 Rp 2.900 Rp 5.800.000,-

-

2. Penghapus Pensil Merk “Y” ukuran 2x5x1 cm 1000 Rp 1.500 Rp 1.500.000,-

-

3. Stabillo Merk “Z” warna random 100 Rp 3.000 Rp 300.000,-

-

 

NOTICE:

——- DELIVERY TIME : 7 hari sejak PO diterima ———-

——- PAYMENT : 50% DEPOSIT (REST PAYMENT WHEN ALL ORDER READY TO DELIVER) ——–

——- QUALITY : PASSED QUALITY BY OUR QC WILL APPROVED ——-

 

Mohon untuk segera mengirimkan konfirmasi order beserta invoice agar kami dapat segera melakukan pembayaran deposit.

Apabila ada pertanyaan atau membutuhkan keterangan lebih lanjut mengenai Purchase Order ini, mohon untuk menghubungi Bapak Suwando di bagian Purchase Dept.

Atas kerja sama yang baik, kami ucapkan banyak terima kasih.

 

PT. CERDAS BERKARYA

PURCHASE DEPT.

 

Bp. Suwando

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Contoh Surat Keterangan Kerja di Perusahaan, Instansi, dan Kantor

Surat Keterangan Kerja adalah sebuah surat yang dibuat untuk dijadikan sebagai tanda bukti atau untuk sekedar memberikan penjelasan kepada orang, instansi, atau perusahaan tentang hal terkait saat seseorang bekerja pada suatu perusahaan atau instansi seperti kompetensi bidang, jabatan, perilaku kerja, maupun masa pengabdian.

Fungsi dari pembuatan Surat Keterangan Kerja adalah sebagai syarat umum ketika seorang karyawan berurusan dengan pihak ke-3 yang berurusan memeriksa tentang kebenaran pihak karyawan ini memang pernah atau masih bekerja di perusahaan yang disebutkan. Fungsi lain dari pembuatan Surat Keterangan Kerja adalah saat si pihak pembuat berkeinginan untuk mengajukan pinjaman, kredit, atau asuransi dan sebagainya. Atau bahkan hanya sebagai formalitas kelengkapan pribadi.

Pada dasarnya, cara pembuatan Surat Keterangan Kerja ini sederhana dan tidak jauh beda dengan format dari Surat Lamaran Kerja. Sama halnya dengan Surat Lamaran Kerja, Surat Keterangan Kerja juga memiliki peran penting saat dipergunakan untuk melakukan lamaran kerja di tempat baru. Oleh karena itu, faktor penulisan seperti format maupun kata-kata yang dipergunakan haruslah sesuai.

Jika sebelumnya Anda belum pernah sama sekali membuat Surat Keterangan Kerja atau dengan kata lain ini adalah pertama kalinya, maka beberapa referensi berikut ini dapat Anda jadikan acuan :

Contoh 1

=========================================================================================

Perihal : Surat Keterangan Kerja                                                Bandung, 10 Februari 2015

 

Yang bertanda tangan di bawah ini selaku Personalia PT. SEMENANJUNG HARAPAN INDONESIA, Tbk  yang beridentitas :

Nama : Sugeng Mariadi
Jabatan : HRD

Membenarkan bahwa :

Nama : Hariyanto Setiawan
Jabatan : Marketing

merupakan salah satu karyawan di PT. SEMENANJUNG HARAPAN INDONESIA, Tbk yang bekerja sejak 10 Maret 2012 hingga kini, serta telah menunjukkan prestasi melalui kinerja dan perilaku yang baik.
Demikian Surat Keterangan Kerja yang dapat saya berikan, semoga dapat dipergunakan untuk kepentingan selanjutanya.

Hormat Kami,

Personalia

=========================================================================================

Contoh 2

=========================================================================================

Dengan Hormat,

Yang bertanda-tangan di bawah ini :

Nama  : Sugeng Mariadi
Jabatan : HRD PT. SEMENANJUNG HARAPAN INDONESIA, Tbk

Dengan ini menerangkan bahwa :

Nama          : Hariyanto Setiawan
Jabatan        : Marketing

Adalah benar merupakan karyawan yang bekerja di PT. SEMENANJUNG HARAPAN INDONESIA, Tbk mulai dari tanggal 10 Maret 2012 hingga saat ini.
Demikian surat keterangan kerja ini dibuat agar dapat dipergunakan dengan semestinya, Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Bandung, 10 Februari 2015
Hormat Kami,

Hengki Kristianto

HRD

=========================================================================================

Contoh Daftar Pustaka Dari berbagai sumber (Buku, Internet, Media massa, dll)

Daftar pustaka adalah daftar sejumlah acuan atau referensi yang menjadi sumber utama dalam suatu tulisan, baik tulisan ilmiah maupun non ilmiah. Daftar pustaka dapat berupa buku, majalah, surat kabar, catatan harian, atau hasil pemikiran ilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan dapat digunakan sebagai referensi dalam menulis.

FUNGSI DAFTAR PUSTAKA

Beberapa fungsi adanya daftar pustaka dalam sebuah karya tulis diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Memberitahukan kepada pembaca bahwa apa yang telah ditulis bukan hanya didapat dari pemikiran sendiri namun juga mengambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku yang tercantum dalam daftar pustaka
  • Untuk pembaca yang ingin menelaah lebih jauh tentang pernyataan yang telah ditulis dalam karya tulis yang dibuat maka bisa secara langsung mencarinya dari daftar buku yang telah ditambahkan.
  • Senagai tanda penghormatan pada sumber yang tercantum sehingga dari pemikirannya terselesaikanlah sebuah karya tulis.
  • Membuat penulis terlihat lebih profesional dengan mencatumkan daftar pustaka.

PANDUAN MEMBUAT DAFTAR PUSTAKA

Dalam membuta daftar pustaka ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan dalam penulisanya yaitu Anda harus memiliki data dari buku yang anda gunakan sebagai referensi meliputi nama pengarang, tahun buku itu dikarang, judul karangan, kota terbit dan penerbit karangan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa panduan untuk menulis daftar pustaka yang baik dan benar :

1. Nama penulis diurutkan sesuai urutan alfabet dari A-Z, nama pengarang ditulis terlebih dahulu dengan nama belakang, lalu jika ada nama atau buku asing maka sebaiknya didahulukan untuk dituliskan di awal.

2. Beri Tanda titik sebagai jeda kemudian tulis tahun buku diterbitkan

3. Selanjutnya beri tanda titik lagi dan tulis judul buku yang dicetak miring atau ditulis tebal dan diberi garis bawah.

4. Beri tanda titik lagi kemudian tulis kota tempat buku diterbitkan.

5. Yang terakhir setelah kota beri titik dua dan tulis penerbit buku tersebut

6. Jika anda memakai referensi dari pengarang yang sama tapi terdapat beberapa buku berbeda, Anda dapat menuliskannya tepat dibawah nama penulis dan memberi garis panjang.

7. Sebaiknya dipisah antara referensi yang berasal dari sumber yang berbeda seperti buku, internet atau media cetak.

CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Penulisan daftar pustaka juga dapat berbeda tergantung pada sumber daftar pustaka tersebut. Berikut ini adalah contoh penulisan daftar pustaka berdasarkan sumbernya:

  1. Buku
    Nama pengarang (penulisan nama dibalik dari belakang Misal : Naufal Zahrani, maka menjadi “Zahrani, Naufal” ), tahun terbit, judul, tempat terbit dan tahun terbit.
  • Arni, Yahima dan Yufita Andrina. 2014. Tanaman Obat dan Pengobatan Alternatif. Jakarta: Setia Kawan
  • Sahid, Ahmadi. 2008. Khasiat dan Manfaat Temulawak. Bandung: Sinar Pengobatan
  • Dalmartha, Setyawan, dr. 2014. Resep Tumbuhan Obat untuk Menurunkan Kolesterol. Solo: Penebar Swadaya
  • Hariany, Sangad M. dkk. 2014. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Asli Indonesia. Surabaya: Yayasan Obor Indonesia
  1. Internet
    Rahimawan. 2014. Contoh Penulisan Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar, http://mazinubersahabat.blogspot.com/2014/02/contoh-penulisan-daftar-pustaka-yang.html, (diakses 31 Maret 2014)
  2. Koran
    Rahimawan, B. 10 Mei, 2014. Unsur penting dalam penulisan daftar pustaka. Majapahit Pos , hlm. 2 & 6
  3. UU, Permen dan Kepres
    Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara
  4. Ensiklopedia, Kamus
    Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and the treatment. The New Encyclopedia of Britannica. Encyclopedia Britannica. 25: 936-975.
    Chicago, USA . Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. Jakarta: PT Gramedia.
  5. Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:
    Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG.
  6. Film
    Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation. Hobarts, Australia. 30 mins.