KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “SAMAN” KARYA AYU UTAMI – Sebuah Kajian Psikologi Sastra

Penelitian sebuah karya sastra yang mendalam diperlukan ilmu bantu dari ilmu-ilmu yang lain, salah satunya yakni ilmu psikologi. Hal ini mengingat sebuah karya sastra merupakan sebuah aktivitas psikologis, yaitu ketika pengarang melukiskan watak dan pribadi tokoh yang ditampilkan atau dihadirkannya dan menggambarkan tokoh yang dikehendakinya. Sastra merupakan karya imajinatif yang dipandang lebih luas pengertiannya daripada karya fiksi.
(more…)

Kajian Sastra dengan Pendekatan Hermeneutik dalam Novel “Canting” Karya Arswendo Atmowiloto

Novel Canting adalah karya Arswendo Atmowiloto, dalam novel ini pengarang menceritakan tentang kiprah sebuah canting sebagai symbol budaya dan perkembangan ekonomi dalam keluarga keraton. Canting, carat tembaga untuk membatik, bagi buruh-buruh batik menjadi nyawa. Setiap saat terbaik dalam hidupnya, canting ditiup dengan napas dan perasaan. Tapi batik yang dibuat dengan canting kini terbanting, karena munculnya jenis printing (cetak). Kalau proses pembatikan lewat canting memerlukan waktu berbulan-bulan, jenis batik cetak ini cukup beberapa kejap saja. Canting, simbol budaya yang kalah, tersisih, dan melelahkan. (more…)

Makalah Antropologi: Nilai-Nilai Kekerabatan dalam Novel “Perempuan Kembang Jepun”

Novel sebagai karya sastra dibaca oleh pembacanya dengan berbagai tujuan; baik untuk mengisi waktu luang maupun memang diperlukan untuk menambah wawasan. Apapun, alasan seorang pembaca, novel tetaplah berfungsi sebagai dulce et utile; menyenangkan dan bermanfaat.

Lahirnya sebuah karya sastra tidak terlepas dari kegiatan berimajinasi seseorang yang pada hakikatnya berhak dianalisis secara ilmiah. Novel karya Lang Fang – Perempuan Kembang Jepun adalah salah satu karya sastra yang mempunyai keunikan tersendiri. (more…)