Definisi Beserta Contoh Addendum Kontrak

Adendum adalah istilah hukum yang lazim disebut dalam suatu pembuatan kontrak atau perjanjian. Jika dilihat dari arti katanya, addendum berarti lampiran, suplemen, atau tambahan.

Pengertian Addendum dalam kontrak atau surat perjanjian diartikan sebagai tambahan klausula atau pasal yang terpisah secara fisik dari perjanjian pokok namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok tersebut.  Menurut Frans Satriyo Wicaksono, SH. dalam bukunya “Panduan Lengkap Membuat Surat-Surat Kontrak” disebutkan bahwa jika pada saat kontrak berlangsung ternyata terdapat hal-hal yang belum dimasukkan ke dalam kontrak tersebut, maka dapat dilakukan musyawarah untuk suatu kemufakatan akan hal-hal yang belum diatur tersebut. Untuk itu ketentuan atau perihalyang belum diatur tersebut harus disertakan dalam bentuk tertulis sama seperti kontrak yang telah dibuat. Pengaturan ini umumnya disebut dengan addendum atau amandemen klausula. Addendum biasanya dicantumkan pada bagian akhir dari suatu perjanjian pokok. Hingga saat ini, belum ada alasan yang pasti mengapa cara addendum lebih menjadi pilihan daripada merubah perjanjian atau membuat perjanjian baru untuk suatu penambahan isi dari suatu perjanjian. Namun Addendum diduga dipilih karena alas an praktisan dan lebih menghemat waktu serta biaya. (more…)

Addendum Pengakuan Hutang

Addendum Pengakuan Hutang merupakan surat atas perubahan besaran atau jangka waktu, atau ketentuan atas Akad Kredit atau Akta Pengakuan Hutang yang pernah dibuat sebelumnya di antara para pihak. (more…)