Slide Hormon Kelamin Pria

Fungsi organ reproduksi pada lelaki dapat dibagi menjadi tiga bagian pokok :

  1. spermatogenesis, yang berarti sistem pembentukan sperma
  2. kinerja kegiatan seksual atau organ – organ reproduksi
  3. pengaturan fungsi reproduksi pria oleh berbagai hormon.

Spermatogenesis terjadi di dalam di dalam testis. Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal melalui proses pembelahan dan diferensiasi sel, yang bertujuan untuk membentuk sperma fungsional. Pematangan sel terjadi di tubulus seminiferus yang kemudian disimpan di epididimis.

Organ reproduksi pria terdiri dari bagian organ reproduksi dalam dan organ reproduksi luar.  Organ reproduksi dalam pria meliputi testis, saluran pengeluaran (epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi dan uretra), dan kelenjar asesoris (vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar cowper).

Organ reproduksi luar pria terdiri dari penis dan skrotum (kantung pelir).

Proses spermatogenesis distimulasi oleh beberapa hormon, yaitu testoteron, LH (Luteinizing Hormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen dan hormon pertumbuhan.

Download: Hormon Kelamin Pria (405)

Leave a comment

0 Comments.

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

*