Surat Keputusan Pemberhentian Siswa

Mutasi atau keluarnya siswa/pelajar dari suatu lembaga pendidikan bisa terjadi karena beberapa penyebab. Mutasi bisa terjadi atas permintaan sendiri, pemecahan atau penggabungan lembaga pendidikan/sekolah, perubahan peraturan baik internal maupun eksternal (dari pemerintah), atau karena sanksi atas suatu pelanggaran tertentu yang dilakukan siswa bersangkutan.

Di daerah tertentu, seperti DKI Jakarta, mutasi siswa diatur dalam Pergub No. 9 Tahun 2012. Sedangkan di daerah yang belum memiliki perangkat aturan seperti itu, maka yang berlaku adalah kebiasaan semula. Galibnya, seorang Kepala Sekolah melalui Bagian Tata Usaha mengirimkan surat kepada Wali Murid tentang pengabulan permohonan mutasi bila siswa keluar dari sekolah atas permintaan sendiri. Kemudian pihak sekolah akan mengeluarkan surat keterangan untuk keperluan siswa tersebut dapat melakukan mutasi ke sekolah tujuan. Lampiran yang disertakan biasanya adalah rapor dan daftar nilai terakhir.

Namun, dalam situasi tertentu dimana siswa dikeluarkan dari sekolah akibat suatu pelanggaran tata tertib, Kepala Sekolah perlu mengeluarkan sebuah Surat KeputusanTentang Pemberhentian Siswa tersebut. Hal ini dikarenakan merupakan tindakan hukum lembaga dalam mencabut hak seorang peserta didik sebagai siswanya, dikarenakan suatu “alasan hukum” yang berupa statuta atau AD/ART atau Tata Tertib yang berlaku sebagai hukum di sekolah tersebut.

Download: SK Pemberhentian Siswa (1426)

Leave a comment

0 Comments.

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

*