Contoh Copy Asli Bill Of Lading (B/L)

of () adalah surat tanda terima barang yang telah dimuat di dalam kapal laut yang juga merupakan tanda bukti kepemilikan barang dan sebagai bukti adanya kontrak atau perjanjian pengangkutan barang melalui laut. Banyak istilah yang hamper sama dengan B/L seperti Railway Consignmnet Note untuk pengangkutan menggunakan kereta api, AirWaybill untuk pengangkutan dengan pesawat udara, dan sebagainya.

Dalam bahasa Indonesia B/L sering disebut konosemen, yaitu merupakan salah satu dokumen pengapalan yang paling penting karena mempunyai sifat pengamanan atau jaminan. B/L asli menunjukkan hak pemilikan atas barang-barang dan tanpa B/L seseorang atau pihak lain yang ditunjuk tidak dapat menerima barang-barang yang disebutkan di dalam B/L. Dikarena fungsinya yang sangat fital tersebut, maka bill of lading harus dibuat dengan benar agar tidak terjadi masalah dalam pengeluaran barang.

Contoh :

L/C mensyaratkan :

Full set bill lading negotiating bank and andorese to the order issuing bank ………

Artinya :

Full set

  • Umumnya bill of lading aslinya diterbitkan dalam 3 rangkap, namun juga tidak menutup kemungkinan diterbitkan dalam 2, 4, atau 5 rangkap dan seterusnya.
  • Bill of lading yang diterbitkan dalam rangkap 3 , kalau diminta full set artinya : bill of lading diterbitkan aslinya 3 dan ketiga tiganya diminta oleh bank untuk tujuan negosiasi, sehingga bisa disebut dengan 3/3 atau full set
  • 2/3 artinya : bill of lading diterbitkan 3 tapi yang diminta untuk negosiasi 2 dan yang 1 dikirim langsung kepada importir
  • 1/3 artinya : bill of lading diterbitkan 3 tapi yang diminta untuk negosiasi hanya 1 dan yang 2 dikirim langsung kepada importir

Clean

Artinya didalam bill of lading tidak mencantumkan catatan apapun tentang kondisi barang yang telah dimuat, misalnya bill of lading menyatakan memuat barang :  100 unit sepeda motor. Hal ini disebut dengan clean bill of lading. Sedangkan akan disebut dengan dirty bill of lading apabila dalam bill of lading menyatakan : 100 unit motor cycle consist of : 95 unit in good condition , 3 unit without wheel, 2 unit broken

On board

Artinya barang sudah berada diatas kapal laut , sehingga pengiriman barang pasti lewat kapal laut. Dikarenakan barang sudah berada diatas kapal laut maka bisa diartikan bahwa barang sudah berangkat. Selain itu juga ada kondisi yang disebut receipt for shipment artinya barang masih belum naik keatas kapal tapi sudah siap dinaikan kekapal laut , sehingga bisa diartikan barang belum berangkat.

Made out to the order

Artinya dibuat atas order siapa

Berikut ini adalah penampakan contoh dari Bill of Lading :

 

 

Leave a comment

0 Comments.

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

*