Penggunaan Dana BOS dan Pelaporannya untuk Tahun Anggaran 2012

BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar.  Program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT, termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKBM) yang diselenggarakan oleh masyarakat, baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia.

Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah termasuk untuk BOS Buku, dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan:

  1. SD/SDLB : Rp 580.00/siswa/tahun
  2. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : Rp 710.000/siswa/tahun

Dana BOS yang diterima oleh sekolah, dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan-kegiatan berikut:

  • Pembelian/ penggandaan buku teks pelajaran
  • Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru
  • Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa
  • Kegiatan Ulangan dan Ujian
  • Pembelian bahan-bahan habis pakai, yaitu:
    • Buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris
    • Langganan koran, majalah pendidikan, majalah ilmiah, majalah sastra
    • Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah
    • Pengadaan suku cadang alat kantor
  • Langganan daya dan jasa
  • Perawatan sekolah
  • Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer.
  • Pengembangan profesi guru (KKG/MGMP dan KKKS/MKKS)
  • Membantu siswa miskin
  • Pembiayaan pengelolaan BOS
  • Pembelian perangkat komputer (maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran)
  • Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS

Lebih lengkap, unduh  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2011 (196)

Leave a comment

0 Comments.

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

*