Kumpulan: Surat

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja (Resignation)

Surat Pengunduran Diri (Kerja) atau Resign Letter ialah surat pernyataan bahwa seseorang mengajukan pengunduran dirinya dari suatu pekerjaannya dikarenakan suatu alasan tertentu. Alasan pengunduran diri dapat beraneka ragam. Mulai dari kejenuhan atau bosan, berbeda visi dengan perusahaan (atasan atau karyawan lain), mendapat tawaran pekerjaan lain dan lain-lain. Tips menulis surat pengunduran diri kerja yang perlu diperhatikan dalam menulis atau membuat surat pengunduran diri adalah :

  • Tulislah surat pengunduran diri anda dengan singkat, jelas dan padat, dan usahakan bahasa yang anda gunakan adalah bahasa yang manis dan sopan.
  • Agar tidak menimbulkan keambiguan dan pemikiran negatif oleh atasan dan teman kantor anda , tidak ada salah nya jika anda memberikan ucapan terima kasih, rasa bangga, dan pujian secukupnya untuk perusahaan dan rekan-rekan seperjuangan anda di kantor yang akan anda tinggalkan.
  • Untuk faktor kehati-hatian ada baiknya jika anda tetap merahasiakan dan tidak membeberkan secara rinci di dalam lisan maupun tulisan mengenai alasan mengapa anda memilih mengundurkan diri.
  • Sebelum anda benar-benar berhenti bekerja, berilah waktu atau kesempatan kepada atasan dan teman kerja anda untuk mencari pengganti anda. Biasanya perusahaan juga akan meminta waktu agar anda bersedia untuk melakukan training pengalihan kerja kepada orang atau karyawan yang akan menggantikan anda.
  • Berikan kenang – kenangan jika perlu untuk meninggalkan kesan baik di perusahaan yang akan anda tinggalkan.

(more…)

Contoh Surat Berita Acara

Surat Berita Acara dalam sebuah perjanjian kerjasama baik antar individu maupun organisasi merupakan dokumen yang mutlak diperlukan sebagai bukti bahwa hal-hal yang tercantum dalam kontrak kerjasama tersebut telah terlaksana, surat ini juga dapat berisi tentang kronologis suatu kejadian atau perkara dan biasanya dibuat oleh pihak Kepolisian sebagai bahan penyidikan di kemudian hari. Sebuah berita acara setidaknya harus mencantumkan berbagai hal-hal ini, termasuk :

  1. Kapan peristiwa itu terjadi (meliputi hari, tanggal, dan jam terjadinya).
  2. Dimana tempat terjadinya (meliputi detil nama jalan, nomor gedung/ rumah, dan sebagainya secara lengkap).
  3. Siapa saja pihak yang terkait (meliputi nama, alamat, jabatan, dan keterangan lain pada setiap pihak).
  4. Objek yang menjadi pokok berita acara (bila berupa barang dapat disebutkan nama, jumlah barang, kondisi barang dan lain-lain).
  5. Ditandatangani pihak-pihak yang berkepentingan (bila perlu dibubuhi materai).

(more…)

Contoh Formulir Purchase Order (PO)

Purchase order atau yang lebih dikenal dengank PO merupakan salah satu jenis surat binis yang sering kita temui dalam usaha jual-beli. Saat pembeli melakukan order atau pemesanan kepada perusahaan rekanan atau supplier, pihak penjual atau supplier pasti akan diminta untuk mengirimkan Surat PO baik via fax, email, maupun pos. Surat ini selanjutnya akan digunakan oleh pihak supplier untuk mengetahui secara detail barang-barang apa saja yang di pesan oleh pembeli. PO juga berguna untuk mengatasi kesalahan dalam produksi pesanan. Selain itu, Surat PO juga dapat digunakan bagi kedua pihak (pembeli dan penjual) sebagai file data bagian accounting/keuangan/pembukuan. Surat Purchase Order juga dapat dijadikan bukti transaksi laporan keuangan perusahaan.

Di dalam Purchase Order harus memuat dengan jelas tentang rincian jenis barang yang dipesan oleh pembeli, jumlah yang di pesan, spesifikasi/permintaan khusus (jika ada), tanggal pengiriman, serta yang terpenting adalah harus mencantumkan nomer PO. Nomer PO sangat penting karena berguna pada saat melakukan track (penelusuran) order melalui nomer Surat Purchase Order dikemudian hari jika terjadi kekeliruan ataupun masalah.

(more…)

Contoh Copy Asli Bill Of Lading (B/L)

Bill of Lading (B/L) adalah surat tanda terima barang yang telah dimuat di dalam kapal laut yang juga merupakan tanda bukti kepemilikan barang dan sebagai bukti adanya kontrak atau perjanjian pengangkutan barang melalui laut. Banyak istilah yang hamper sama dengan B/L seperti Railway Consignmnet Note untuk pengangkutan menggunakan kereta api, AirWaybill untuk pengangkutan dengan pesawat udara, dan sebagainya.

Dalam bahasa Indonesia B/L sering disebut konosemen, yaitu merupakan salah satu dokumen pengapalan yang paling penting karena mempunyai sifat pengamanan atau jaminan. B/L asli menunjukkan hak pemilikan atas barang-barang dan tanpa B/L seseorang atau pihak lain yang ditunjuk tidak dapat menerima barang-barang yang disebutkan di dalam B/L. Dikarena fungsinya yang sangat fital tersebut, maka bill of lading harus dibuat dengan benar agar tidak terjadi masalah dalam pengeluaran barang. (more…)

Surat Tugas atau Surat Perintah Tugas (SPT)

Surat Tugas atau disebut juga Surat Perintah Tugas, dikeluarkan oleh pimpinan sebuah lembaga untuk menugaskan bawahannya untuk suatu tugas dalam masa tertentu. Seringkali surat tugas dikeluarkan untuk keperluan pendelegasian selaku wakil lembaga dalam sebuah event seperti lomba atau lokakarya, dan pembentukan kepanitiaan atau tim ad-hoc.

Bila surat tugas dikeluarkan untuk sebuah tim ad-hoc atau beberapa orang sekaligus, daftar nama-nama staf atau karyawan yang mendapatkan penugasan dapat dijadikan sebagai lampiran surat. Untuk surat tugas yang juga sekaligus penunjukan dan pembentukan sebuah tim atau kepanitiaan, dalam surat tersebut perlu juga diterangkan posisi masing-masing personil di dalam tim. (more…)