Kumpulan: Surat

Contoh Formulir Purchase Order (PO)

Purchase order atau yang lebih dikenal dengank PO merupakan salah satu jenis surat binis yang sering kita temui dalam usaha jual-beli. Saat pembeli melakukan order atau pemesanan kepada perusahaan rekanan atau supplier, pihak penjual atau supplier pasti akan diminta untuk mengirimkan Surat PO baik via fax, email, maupun pos. Surat ini selanjutnya akan digunakan oleh pihak supplier untuk mengetahui secara detail barang-barang apa saja yang di pesan oleh pembeli. PO juga berguna untuk mengatasi kesalahan dalam produksi pesanan. Selain itu, Surat PO juga dapat digunakan bagi kedua pihak (pembeli dan penjual) sebagai file data bagian accounting/keuangan/pembukuan. Surat Purchase Order juga dapat dijadikan bukti transaksi laporan keuangan perusahaan.

Di dalam Purchase Order harus memuat dengan jelas tentang rincian jenis barang yang dipesan oleh pembeli, jumlah yang di pesan, spesifikasi/permintaan khusus (jika ada), tanggal pengiriman, serta yang terpenting adalah harus mencantumkan nomer PO. Nomer PO sangat penting karena berguna pada saat melakukan track (penelusuran) order melalui nomer Surat Purchase Order dikemudian hari jika terjadi kekeliruan ataupun masalah.

(more…)

Contoh Copy Asli Bill Of Lading (B/L)

Bill of Lading (B/L) adalah surat tanda terima barang yang telah dimuat di dalam kapal laut yang juga merupakan tanda bukti kepemilikan barang dan sebagai bukti adanya kontrak atau perjanjian pengangkutan barang melalui laut. Banyak istilah yang hamper sama dengan B/L seperti Railway Consignmnet Note untuk pengangkutan menggunakan kereta api, AirWaybill untuk pengangkutan dengan pesawat udara, dan sebagainya.

Dalam bahasa Indonesia B/L sering disebut konosemen, yaitu merupakan salah satu dokumen pengapalan yang paling penting karena mempunyai sifat pengamanan atau jaminan. B/L asli menunjukkan hak pemilikan atas barang-barang dan tanpa B/L seseorang atau pihak lain yang ditunjuk tidak dapat menerima barang-barang yang disebutkan di dalam B/L. Dikarena fungsinya yang sangat fital tersebut, maka bill of lading harus dibuat dengan benar agar tidak terjadi masalah dalam pengeluaran barang. (more…)

Surat Tugas atau Surat Perintah Tugas (SPT)

Surat Tugas atau disebut juga Surat Perintah Tugas, dikeluarkan oleh pimpinan sebuah lembaga untuk menugaskan bawahannya untuk suatu tugas dalam masa tertentu. Seringkali surat tugas dikeluarkan untuk keperluan pendelegasian selaku wakil lembaga dalam sebuah event seperti lomba atau lokakarya, dan pembentukan kepanitiaan atau tim ad-hoc.

Bila surat tugas dikeluarkan untuk sebuah tim ad-hoc atau beberapa orang sekaligus, daftar nama-nama staf atau karyawan yang mendapatkan penugasan dapat dijadikan sebagai lampiran surat. Untuk surat tugas yang juga sekaligus penunjukan dan pembentukan sebuah tim atau kepanitiaan, dalam surat tersebut perlu juga diterangkan posisi masing-masing personil di dalam tim. (more…)

Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian

Untuk menerangkan bahwa seseorang atau sebuah karya ilmiah (skripsi, tesis, disertasi, dll.)  sudah diselesaikan setelah melalui kegiatan penelitian, maka peneliti biasanya meminta sebuah surat keterangan yang diterbitkan oleh lembaga tempat di mana ia melakukan penelitian. Lembaga yang mengeluarkannya bisa merupakan sebuah perusahaan, lembaga pendidikan atau sekolah, atau lembaga milik pemerintah.

Dalam contoh kali ini adalah sebuah surat keterangan penelitian skripsi (more…)

Akta Jual Beli Tanah Hak Milik Adat

Sebagian besar kepemilikan tanah perseorangan yang terdapat dalam komunitas masyarakat Indonesia adalah tanah hak milik adat atau disebut juga hak ulayat. Kepemilikan itu berlangsung secara turun temurun (Ahli Waris) bahkan sejak sebelum zaman kolonial.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan kepemilikan atas tanah yang berstatus hak milik adat:
1. warisan, hibah atau pembelian, atau
2. membuka dan mengusahakan tanah di dalam wilayah adat (more…)