Kumpulan: Surat

Contoh Surat Pemberitahuan Resmi

Surat Pemberitahuan Resmi adalah surat pemberitahuan yang keabsahannya secara hukum dapat dipertanggungjawabkan. Jenis surat ini bukan hanya dikeluarkan oleh pemerintah tapi juga dapat dikeluarkan oleh pihak swasta, seperti perusahaan, instansi, atau organisasi tertentu tentang pemberitahuan penerimaan pegawai (recruitment), atau surat pemberitahuan hasil (laba) usaha tahunan yang terkadang di umumkan kepada publik di media surat kabar.
Ciri-ciri dari surat pemberitahuan resmi yang benar adalah:
1. Memiliki kop (kepala) surat
2. Memiliki nomor pengarsipan
3. Harus ditanda-tangani dan di bubuhi stempel instansi, organisasi, atau perusahaan
4. Harus mencantumkan tanggal pembuatan dan tanggal batas berlakunya pemberitahuan
5. Surat asli di simpan di arsip instansi, organisasi, atau perusahaan. Surat yang ditempelkan atau dimediakan adalah salinannya.
Isi atau konten dari surat pemberitahuan resmi bisa tentang perihal apa saja, asalkan sifatnya berupa informasi atau pemberitahuan. Aturan mengenai bentuknya juga tidak ada yang baku dan formal, murni tergantung pada pembuatnya. Namun, biasanya demi kebutuhan pengarsipan, surat pemberitahuan yang akan diarsipkan harus memenuhi standar surat resmi.

Meskipun penggunaan surat kini sudah jarang digunakan dalam hal pribadi, karena sudah ada pesan singkat melalui ponsel. Namun untuk kegiatan yang bersifat formal, seperti sekolah, kerjasama bisnis antar perusahaan pastinya menggunakan surat resmi karena jika hanya menggunakan pesan singkat  akan dianggap tidak sopan dan tidak profesional. Jadi, penggunaan surat resmi lebih diutamakan dalam kegiatan atau aktivitas yang bersifat formal.
Suatu kondisi misalnya disaat kita harus membuat sebuah surat resmi ketika saat pihak organisasi suatu perusahaan ingin mengundang pertemuan atau rapat dengan beberapa perusahaan lain. Pastinya surat dengan topik tertentu ini akan sangat bermanfaat bagi si penerima surat tersebut untuk mengetahui dan memahami kegiatan apa yang ingin dilakukan. Serta melakukan pertimbangan apakah akan menerima pertemuan tersebut.
Berikut salah satu Contoh Surat Pemberitahuan Resmi:

=================================================================================================== PT. MENTARI TIMUR

Jln. Mayjen Panjaitan No.125 Surabaya

Telp: (031) 488xxx

——————————————————————————————————————————————————————-

No : 791/SU/XII/2014                                                                                             01 Desember 2014
Hal : pemberitahuan

Yth. Seluruh pelanggan PT. MENTARI TIMUR
Di Tempat

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tutup buku tahun 2014, kami mengundang para Rekanan PT. MENTARI TIMUR untuk ikut serta dalam acara Tahun baru bersama. Acara ini akan berlangsung pada hari Rabu 31 Desember 2014.
Adapun acaranya adalah sebagai berikut:
1. Laporan ketua pelaksana
2. Sambutan Presiden komisaris PT. MENTARI TIMUR
3. Sekilas tentang perkembangan produk PT. MENTARI TIMUR
4. Perkenalan produk terbaru
5. Hiburan dan pembagian Doorprize
6. Ramah tamah
Demikian, apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas silahkan hubungi kami di nomor (031) 488xxx atau e-mail: mentari_timur@yahoo.com

Hormat kami,

Timur Buwana

Direktur

======================================================================================

Seluk Beluk Letter of Intent (LOI) besrta Contohnya

Definisi Letter of Intent (LoI)

Letter of Intent adalah  suatu surat resmi dalam bisnis, secara hukum kedudukannya tidak mengikat bagi para pihak yang tersebut didalamnya, dibuat oleh seorang pemilik bisnis, pengusaha, atau perusahaan, untuk menyampaikan ketertarikan, keinginan, niat, minat, atau maksud bisnis secara serius, rinci, ringkas dan jelas, tindak lanjut serta transaksi apa yang akan dijalankan, dan kemampuan untuk melaksanakannya, kepada pemilik bisnis, pengusaha, atau perusahaan lain.

LOI pada dasarnya tidak dikenal dalam hukum konvensional di Indonesia.Namun pada prakteknya, khususnya di bidang komersial, LoI sering digunakan oleh pihak-pihak terkait.

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dipahami bahwa LoI mencakup hal-hal sebagai berikut:

  1. LoI merupakan pendahuluan perikatan (landasan kepastian)
  2. Konten atau isi materi dari LoI hanya memuat hal-hal yang pokok-pokok saja
  3. LoI memiliki tenggang waktu, dengan kata lain hanya bersifat sementara,
  4. LoI biasanya tidak dibuat secara formal serta tidak mengisyaratkan kewajiban yang memaksa untuk dibuatnya kontrak atau perjanjian terperinci.

Kekuatan Hukum antara LoI dan Perjanjian

LOI adalah dokumen resmi bisnis yang pada dasrnya tidak mengikat secara hukum, dan tidak bisa diterapkan atau dipaksakan secara hukum. LOI bukan suatu persetujuan kontrak (contract agreement) yang kemudian mengikat para pihak dan memiliki kekuatan hukum. LOI hanya suatu dokumen resmi bisnis yang menyatakan adanya niat atau minat serius pengusaha untuk melaksanakan kegiatan usaha tertentu.

LOI menyerupai persetujuan kontrak tertulis, tapi biasanya tidak mengikat para pihak secara keseluruhan. Ketentuan dalam LOI yang kemudian mengikat antara lain; seperti persetujuan tak-mengungkapkan (non-disclosure agreement), persetujuan untuk bernegosiasi dengan maksud baik, atau perihal yang menjanjikan penyediaan hak eksklusif untuk bernegosiasi.

Pada dasarnya, LOI belumlah melahirkan suatu Hubungan Hukum karena LOI baru merupakan persetujuan prinsip yang kemudian dituangkan secara tertulis, artinya LOI yang diwujudkan secara tertulis baru menciptakan suatu awal yang kemudian menjadi landasan penyusunan dalam melakukan hubungan hukum/perjanjian.

Kekuatan mengikat dan memaksa LOI pada dasarnya sama halnya dengan perjanjian itu sendiri. Walaupun secara khusus tidak ada pengaturan yang baku tentang LOI dan materi muatan LOI itu diserahkan kepada para pihak yang berkaitan dengan pembuatannya.

Di samping itu, walaupun LOI merupakan perjanjian pendahuluan,bukan berarti LOI tersebut tidak mempunyai kekuatan mengikat dan memaksa bagi para pihak untuk mentaatinya dan/atau melaksanakannya.

Terkadang, suatu perjanjian diberi nama LOI. Artinya, penamaan dokumen tersebut tidak sesuai dengan isi atau konten dari dokumen tersebut. Sehingga LOI tersebut memiliki kekuatan hukum mengikat sebagaimana perjanjian.

Dalam hal suatu LOI telah dibuat secara sah, memenuhi syarat-syarat sahnya perjanjian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1320 KUHPerdata, maka kedudukan dan/atau keberlakuan LOI bagi para pihak dapat disamakan dengan sebuah undang-undang yang memiliki kekuatan mengikat dan memaksa. Tentu saja pengikat itu hanya menyangkut dan sebatas pada hal-hal pokok yang tercatat dalam LOI.

Berdasarkan hal tersebut diatas, bahwa LOI dapat mengikat para pihak, apabila content/isi dari LOI itu sendiri telah memenuhi unsur perjanjian sebagaimana telah diuraikan di atas, dan bukan sebagai pendahuluan sebelum membuat perjanjian, sebagaimana maksud pembuatan LOI sebenarnya.

Berikut Adalah Contoh dari LoI (Letter of Intent) :

Contoh CV (Curriculum Vitae) atau Resume PDF

CV (Curriculum Vitae) atau Resume adalah sebuah dokumen yang menjelaskan secara ringkas mengenai identitas diri Anda, apa saja pencapaian yang telah Anda lakukan hingga saat ini, apa relevansi pengalaman Anda terhadap posisi pekerjaan yang diinginkan, dan apakah Anda orang yang tepat atau tidak untuk menempati posisi yang diinginkan dalam suatu perusahaan yang Anda lamar.

Jenis CV atau Resume

  1. Curriculum Vitae berdasarkan urutan kronologis

Bentuk CV ini adalah bentuk yang paling umum digunakan oleh kebanyakan orang. Jenis CV ini menonjolkan pendidikan dan pengalaman kerja secara berurutan, baik digunakan bila Anda mempunyai tipe perkerjaan yang sama sepanjang karir Anda, maka CV model ini akan memperlihatkan perkembangan karir Anda dengan sempurna. CV seperti ini lebih disenangi oleh sejumlah perusahaan, karena format susunannya yang dimulai dengan pengalaman secara berurutan.

  1. Curriculum Vitae berdasarkan keterampilan

Jenis CV ini lebih terfokus pada keterampilan dibanding pengalaman kerja. Fungsi utamanya adalah untuk meyakinkan pemberi kerja bahwa Anda mempunyai keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Bentuk CV ini sangat cocok untuk para fresh graduate dan orang yang ingin berganti pekerjaan ke bidang yang berbeda dengan bidang kerjanya dulu.

Pilihlah Curriculum Vitae sesuai dengan keadaan Anda karena pada dasarnya ada bermacam-macam konsep dan jenis CV, yang masing-masing menonjolkan apa yang patut ditonjolkan untuk mendapatkan sebuah posisi tertentu.

Isi dari CV atau Resume

  • Data Pribadi

Bagian ini berisi nama, alamat, no.handphone, email, dan identitas pribadi lainnya. Sangat penting bagi Anda untuk selalu mencantumkan nomor kontak atau email Anda karena itu adalah satu-satunya cara perusahaan yang merekrut bisa menghubungi Anda kembali jika sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

  • Pendidikan

Bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang pendidikan dan hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar. Jika perlu cantumkan pendidikan dari SMU hingga selanjutnya termasuk jika ada pendidikan non formal khusus yang Anda ikuti.

  • Pengalaman Kerja

Bagian ini merupakan bagian yang paling sering diperhatikan oleh perusahaan yang akan merekrut Anda. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Pada bagian ini, rekruiter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang. Oleh karena itu Anda harus menjelaskan secara detail apa yang Anda kerjakan, apa nama perusahaan tempat kerja sebelumnya, posisi pekerjaan Anda, dan pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari (job description).Beberapa informasi ini akan membantu memahami cakupan kerja yang dilakukan, keterampilan yang dimiliki sehingga perusahaan dapat memperkirakan nilai tambah yang Anda miliki sebagai seorang kandidat.

  •  Keterampilan Yang Dimiliki

Dalam CV Anda, ada kalanya Anda perlu menjelaskan keterampilan apa saja yang Anda miliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Sebisa mungkin hindari penulisan keterampilan yang terlalu klise seperti : mampu berkomunikasi dengan baik, mampu bekerja dalam tim, dapat mempelajari hal baru dengan cepat, dll. Penjelasan seperti itu tidak memberikan nilai tambah karena semua kandidat juga akan melakukan hal yang sama. Pada bagian ini Anda dapat menambahkan keterampilan Anda dalam berbahasa, missal lebih dari satu bahasa atau keterampilan dalam menggunakan applikasi-aplikasi computer.

  • Pelatihan / training Yang Pernah Diikuti

Masukkan daftar pelatihan apa saja yang pernah Anda ikuti sebelumnya  untuk memberi gambaran sejauh mana Anda telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki. Hindari untuk memasukkan semua training karena jumlahnya akan sangat panjang. Pilihlah hanya pelatihan yang relevan dan sesuai dengan target pada perusahaan yang dituju.

  • Prestasi

Ini adalah bagian yang penting disamping Pengalaman Kerja yang menjelaskan keunikan sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu. Anda dapat menjelaskan secara singkat prestasi di bidang pekerjaan, pendidikan ataupun dalam bidang kemasyarakatan lainnya. Prestasi di bidang kemasyarakatan atau hal-hal di luar pekerjaan juga menarik bagi seorang rekruter untuk digali lebih jauh.

  • Kegiatan Ekstrakurikuler/Kemasyarakatan

Anda perlu memberikan sedikit gambaran tentang kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Hal ini akan membantu menunjukkan bahwa Anda dapat membagi waktu dan memiliki wawasan cukup luas, dan tidak hanya sebatas pekerjaan.

Berikut ini adalah contoh CV dalam bentuk PDF :

 

 

 

 

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja (Resignation)

Surat Pengunduran Diri (Kerja) atau Resign Letter ialah surat pernyataan bahwa seseorang mengajukan pengunduran dirinya dari suatu pekerjaannya dikarenakan suatu alasan tertentu. Alasan pengunduran diri dapat beraneka ragam. Mulai dari kejenuhan atau bosan, berbeda visi dengan perusahaan (atasan atau karyawan lain), mendapat tawaran pekerjaan lain dan lain-lain. Tips menulis surat pengunduran diri kerja yang perlu diperhatikan dalam menulis atau membuat surat pengunduran diri adalah :

  • Tulislah surat pengunduran diri anda dengan singkat, jelas dan padat, dan usahakan bahasa yang anda gunakan adalah bahasa yang manis dan sopan.
  • Agar tidak menimbulkan keambiguan dan pemikiran negatif oleh atasan dan teman kantor anda , tidak ada salah nya jika anda memberikan ucapan terima kasih, rasa bangga, dan pujian secukupnya untuk perusahaan dan rekan-rekan seperjuangan anda di kantor yang akan anda tinggalkan.
  • Untuk faktor kehati-hatian ada baiknya jika anda tetap merahasiakan dan tidak membeberkan secara rinci di dalam lisan maupun tulisan mengenai alasan mengapa anda memilih mengundurkan diri.
  • Sebelum anda benar-benar berhenti bekerja, berilah waktu atau kesempatan kepada atasan dan teman kerja anda untuk mencari pengganti anda. Biasanya perusahaan juga akan meminta waktu agar anda bersedia untuk melakukan training pengalihan kerja kepada orang atau karyawan yang akan menggantikan anda.
  • Berikan kenang – kenangan jika perlu untuk meninggalkan kesan baik di perusahaan yang akan anda tinggalkan.

(more…)

Contoh Surat Berita Acara

Surat Berita Acara dalam sebuah perjanjian kerjasama baik antar individu maupun organisasi merupakan dokumen yang mutlak diperlukan sebagai bukti bahwa hal-hal yang tercantum dalam kontrak kerjasama tersebut telah terlaksana, surat ini juga dapat berisi tentang kronologis suatu kejadian atau perkara dan biasanya dibuat oleh pihak Kepolisian sebagai bahan penyidikan di kemudian hari. Sebuah berita acara setidaknya harus mencantumkan berbagai hal-hal ini, termasuk :

  1. Kapan peristiwa itu terjadi (meliputi hari, tanggal, dan jam terjadinya).
  2. Dimana tempat terjadinya (meliputi detil nama jalan, nomor gedung/ rumah, dan sebagainya secara lengkap).
  3. Siapa saja pihak yang terkait (meliputi nama, alamat, jabatan, dan keterangan lain pada setiap pihak).
  4. Objek yang menjadi pokok berita acara (bila berupa barang dapat disebutkan nama, jumlah barang, kondisi barang dan lain-lain).
  5. Ditandatangani pihak-pihak yang berkepentingan (bila perlu dibubuhi materai).

(more…)