Kumpulan: Perjanjian

Definisi Beserta Contoh Addendum Kontrak

Adendum adalah istilah hukum yang lazim disebut dalam suatu pembuatan kontrak atau perjanjian. Jika dilihat dari arti katanya, addendum berarti lampiran, suplemen, atau tambahan.

Pengertian Addendum dalam kontrak atau surat perjanjian diartikan sebagai tambahan klausula atau pasal yang terpisah secara fisik dari perjanjian pokok namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok tersebut.  Menurut Frans Satriyo Wicaksono, SH. dalam bukunya “Panduan Lengkap Membuat Surat-Surat Kontrak” disebutkan bahwa jika pada saat kontrak berlangsung ternyata terdapat hal-hal yang belum dimasukkan ke dalam kontrak tersebut, maka dapat dilakukan musyawarah untuk suatu kemufakatan akan hal-hal yang belum diatur tersebut. Untuk itu ketentuan atau perihalyang belum diatur tersebut harus disertakan dalam bentuk tertulis sama seperti kontrak yang telah dibuat. Pengaturan ini umumnya disebut dengan addendum atau amandemen klausula. Addendum biasanya dicantumkan pada bagian akhir dari suatu perjanjian pokok. Hingga saat ini, belum ada alasan yang pasti mengapa cara addendum lebih menjadi pilihan daripada merubah perjanjian atau membuat perjanjian baru untuk suatu penambahan isi dari suatu perjanjian. Namun Addendum diduga dipilih karena alas an praktisan dan lebih menghemat waktu serta biaya. (more…)

Surat Perjanjian Franchise/Waralaba

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan Waralaba atau Franchise ialah: “Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu”.

Franchise adalah sistem pemasaran barang dan atau jasa dan atau teknologi, yang didasarkan pada kerjasama tertutup dan terus menerus antara pelaku-pelaku independent (maksudnya franchisor dan franchisee) dan terpisah baik secara legal (hukum) dan keuangan, dimana franchisor memberikan hak pada individual franchisee, dan membebankan kewajiban untuk melaksanakan bisnisnya sesuai dengan konsep dari franchisor (European Code of Ethics for Franchising, 1992, p. 3). (more…)

Perjanjian Kontrak Kerjasama Lagu RBT (Ring Back Tone)

Punya BAND dan Punya lagu sendiri?
Kamu yakin lagu kamu bisa dijual ???
Ayo submit lagu kamu jadi RING BACK TONE /RBT/ NSP/ I-ring
Pojok Indie menerima pendaftaran untuk Artis/Band yang lagunya ingin dijadikan Ring Back Tones (RBT) untuk semua operator. Artis/Band berhak menerima Royalti sesuai dengan MoU.

Durasi lagu minimal adalah 30 detik dan maksimal 45 detik (harus pas tidak lebih atau kurang), dalam Bentuk CD, dengan format data WAV, Stereo 44100 Hz (dengan perbandingan Vokal 60% dan instrument 40%). (more…)

Letter of Agreement Regarding Terms, Conditions, and Purposes of an Educational Grant, dengan terjemahan bahasa Indonesia

Sponsor and Joint Sponsor will make every effort to ensure that data regarding the Supporter’s products (or competing products) are objectively selected and presented, with favorable and unfavorable information and balanced discussion of prevailing information on the product(s) and/or alternative treatments.

Sponsor dan Bersama Sponsor akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa data tentang produk Supporter (atau bersaing produk) secara objektif dipilih dan disajikan, dengan informasi yang menguntungkan dan tidak menguntungkan dan diskusi seimbang informasi yang berlaku pada produk (s) dan/atau alternatif pengobatan. (more…)

Kerjasama Penjualan dengan sistem Konsinyasi (Titip Jual)

Kerjasama penjualan konsinyasi, dalam pengertian sehari-hari disebut dengan penjualan dengan cara penitipan atau “titip jual”. Konsinyasi merupakan suatu perjanjian dimana pihak yang memiliki barang menyerahkan sejumlah barang kepada pihak tertentu untuk dijualkan dengan memberikan komisi dengan besaran tertentu. Konsinyasi merupakan suatu perjanjian dimana salah satu pihak yang memiliki barang menyerahkan sejumlah barang kepada pihak tertentu untuk dijualkan dengan harga dan syarat yang diatur dalam perjanjian. (more…)