Contoh Lowongan Iklan Bahasa Inggris

Pembuatan iklan lowongan pekerjaan harus sederhana sekaligus menarik. Sebagai aturan umum, teks harus tertata rapi dan berisi pesan yang berguna serta tidak menimbulkan keambiguan (berarti lebih dari 1 makna). Selain itu, beberapa elemen yang diperlukan untuk penulisan iklan lowongan pekerjaan yang lengkap adalah sbb:

  • Sebuah pengantar identitas singkat Perusahaan (nama, industri, tempat kerja dan logo)
  • Sebuah deskripsi singkat dari posisi yang ditawarkan (judul, misi, fungsi, jenis kontrak, durasi kontrak, dll)
  • Keterampilan teknis dan perilaku yang diperlukan
  • Batas waktu pendaftaran (lebih baik jika juga menyertakan batas awalnya juga)
  • Spesifikasi pekerjaan
  • Pihak yang bertanggung jawab dari proses perekrutan
  • Alamat e-mail dan nomor yang dapat dihubungi untuk mencari informasi lebih lanjut.

Sebaliknya, ada pula hal-hal yang sangat dianjurkan untuk tidak disertakan, yaitu:

  • Preferensi untuk asal-usul, gaya hidup, situasi keluarga calon, dll
  • Preferensi untuk jenis kelamin calon (kecuali dalam keadaan khusus)
  • Preferensi untuk orientasi kandidat politik, kegiatan, agama, dll
  • Persyaratan untuk calon kesehatan / tidak adanya cacat apapun
  • Batas usia maksimal

Selain itu, penerimaan dari semua aplikasi harus dikonfirmasi secepat mungkin (baik secara lisan atau tertulis). Citra perusahaan akan sangat bergantung pada kualitas proses rekrutmen.

Sebelum Anda menulis iklan lowongan pekerjaan, maka Informasi berikut ini akan membantu Anda menulis iklan yang menarik. Cara terbaik untuk menghindari membuang-buang waktu wawancara dengan orang-orang yang tidak memenuhi kriteria adalah dengan menulis iklan yang akan memikat calon yang memenuhi syarat dan menyisihkan yang tidak memenuhi syarat. Deskripsi seperti PENGALAMAN TIDAK DIPERLUKAN menggarisbawahi bahwa ia akan mempekerjakan  calon yang belum memiliki pengalaman sebelumnya.

 

Contoh Repot Text

Report text adalah sebuah teks yang pada dasarnya memberikan informasi tentang suatu peristiwa atau situasi, setelah diadakannya investigasi dan melalui berbagai pertimbangan atau dengan kata lain berisi fakta. Nah, berisi fakta inilah hal yang membedakan report text dengan descriptive text.

Report text merupakan sebuah teks yang mempunyai kesamaan dengan descriptive text. Bahkan, banyak yang bingung bagaimana cara membedakan report text dengan descriptive text. Pada intinya, perbedaan keduanya mencakup pada kekhususan sebuah deskripsi. Pada report text akan ditemukan deskripsi dengan benda yang lebih umum, sedangkan untuk deskriptif text, cakupannya lebih khusus atau bisa juga personal.

Struktur Umum Report Text

Report text mempunyai struktur yang terbagi menjadi dua yaitu General Classification serta Description. Lihat penjelasan berikut untuk mendapatkan rinciannya:

  1. General Classification – Sebuah pernyataan umum untuk menerangkan tentang subjek yang dideskripsikan. Pernyataan umum biasanya menerangkan subjek laporan, keterangan, dan klasifikasinya.
  2. Description – Sesuai dengan namanya, description berarti menjelaskan secara rinci mengenai sesuatu yang kemudian disebutkan pada General Classification. Penjelasan tersebut bisa meliputi gambaran umum, bagian, sifat, kebiasaan, serta penjabaran ilmiah lainnya.

Tata Bahasa Report text

Beberapa ciri tata bahasa berikut ini, biasa digunakan dalam sebuah report text:

  1. Gaya deskripsi yang general misalnya American Cat bukan My Cat.
  2. Menggunakan simple present tense.
  3. Menggunakan kata-kata ilmiah.
  4. Menggunakan action verbs.

Tujuan dan Ciri Report Text

Tentunya dalam penulisan report text mengandung tujuan tersendiri. Nah, tujuan report text tersebut adalah untuk menyampaikan informasi hasil pengamatan dan analisa sistematis. Informasi yang dijelaskan dalam report text biasanya bersifat umum, baik itu alamiah ataupun buata seperti binatang mamalia, planet, bebatuan, tumbuh- tumbuhan, negara bagian, budaya, transportasi, dan lain sebagainya.
Sedangkan Ciri-ciri report text adalah sebagai berikut

  • Menggunakan general nouns, seperti ‘Reptiles in Comodo Insland’, dsb.
  • Menggunakan relating verbs untuk menjelaskan ciri, contohnya reptiles are scaly animals (ciri ini berlaku untuk semua reptil).
  • Menggunakan action verbs dalam mejelaskan perilaku, misalnya lizards cannot fly, dsb.
  • Menggunakan kalimat present tense untuk menyatakan suatu hal yang umum, misalnya Komodo dragons mostly weight upper than 160 kgs.
  • Menggunakan istilah teknis/ ilmiah, misalnya water contains oxygen and hydrogen, dsb.

Contoh Report Text :

Tyrannosaurus Rex

Tyrannosaurus rex, typically simply referred to as T-rex, is believed to be the hughest and most terrible predator on Earth’s land ever to have existed.

This dinosaur once lived within the Creataceous period amount of 68 to 65 million years ago. The T-rex lived in a humid, semi-tropical place, in open forests with near the rivers and in coastal forested swamps. The seasons were mild.

Tyrannosaurus rex was up to 40 feet (12.4 m) long, about 15 to 20 feet (4.6 to 6 m) tall. The arms were only about 3 feet (1 m) long. Tyrannosaurus rex was roughly 5 to 7 tons in weight.

As a carnivorous dinosaur, this giant predator most likely ambushed their prey, and devoured them with jaws full of white sharp teeth. With it’s fast ability to run at an astonishing speed of 32 mph (50 kmh), a slim and stiff tail that gave it an perfect balance and allowed it to make quick turns, equipped this gigantic predator and made it even more deadly, just like a killing machine.

 

 

Proposal Penelitian Kesehatan beserta Contohnya

Proposal Penelitian kesehatan merupakan suatu karya ilmiah yang digunakan sebagai prasyarat untuk mengajukan sebuah tugas akhir berupa skripsi, thesis, atau disertasi. Biasanya tema proposal sangat berkaitan dengan sesuatu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan maupun ilmu kedokteran.

SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN

  1. JUDUL
  2. DAFTAR ISI
  3. BAB I :  PENDAHULUAN (Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian)
  4. BAB II :  TINJAUAN PUSTAKA ( Tinjauan Teori, Kerangka Teori, Kerangka Konsep, Hipotesis / Pertanyaan Penelitian)
  5. BAB III : METODE PENELITIAN (Desain / Rancangan Penelitian, Lokasi Penelitian, Populasi, Sample dan Teknik Sampling, Variable Penelitian, Definisi Operasional, Pengumpulan Data dan Teknik Analisa Data, Keterbatasan Penelitian)
  6. DAFTAR PUSTAKA
  7. RENCANA JADWAL PENELITIAN
  8. LAMPIRAN : (Instrument & Alat Ukur Penelitian, Surat – surat / Dokumen Penelitian)

Untuk menghasilkan Proposal Penelitian yang benar, ada beberapa Persyaratan tang harus diperhatikan, yaitu

SISTEMATIS

Proposal penelitian harus disusun secara sistematis menurut pola tertentu dari yang paling sederhana hingga menyeluruh. Proposal yang diajukan hendaknya dapat memberikan gambaran secara sistematis tentang rencana penelitian yang diajukan secara efektif dan efisien serta konsisten sehingga memudahkan pembaca.

BERENCANA

Penelitian harus sudah dipikirkan langkah – langkah pelaksanaannya. Baiknya memiliki rencana jadwal yang akan dilakukan dalam penelitian secara berencana seperti ; jadwal pengumpulan data, analisis data hingga penyajian untuk laporan.

MENGIKUTI KONSEP ILMIAH

Yaitu mengikuti cara – cara atau metode ilmiah yang sudah ditentukan untuk mencari kebenaran ilmiah.

 

Selanjutnya akan diuraikan secara lebih rinci tentang teknik peulisan proposal penelitian  kesehatan serta beberapa bagian yang harus terdapat di dalamnya.

JUDUL PENELITIAN

Judul merupakan cermin dari keseluruhan isi karya ilmiah. Judul penelitian kesehatan harus jelas, menarik, sehingga pembaca langsung dapat menduga apa materi dan masalah kesehatan yang dikaji dalam penelitian tersebut. Syarat – syarat judul yang baik diantaranya adalah :

1.       MENARIK MINAT PENELITI.

2.      MAMPU DILAKSANAKAN OLEH PENELITI.

3.     MENGANDUNG KEGUNAAN PRAKTIS DAN PENTING UNTUK DITELITI.

4.     TERSEDIA CUKUP DATA.

5.      HINDARI DUPLIKASI DENGAN JUDUL LAIN.

6.     BERISI VARIABLE YANG JELAS YANG AKAN DITELITI.

7.      BERUPA KALIMAT PERNYATAAN.

8.     JELAS, SINGKAT DAN TEPAT.

LATAR BELAKANG

Latar belakang dalam proposal penelitian merupakan pengantar informasi tentang materi keseluruhan dari penelitian yang ditulis secara sistematis dan terarah dalam kerangka logika yang memberikan justifikasi terhadap dasar pemikiran, pendekatan, metode analisis dan interpretasi untuk sampai pada tujuan dan kegunaan penelitian.

Dalam pembuatan proposal penelitian kesehatan, latar belakang harus dapat mengemukakan dengan jelas argumentasi tentang pentingnya melakukan penelitian tersebut. Disamping itu juga harus dapat menjelaskan tentang Proses Identifikasi Masalah, Kejelasan Masalah Yang Akan Diteliti, Derajat Pentingnya Masalah, Bagaimana Keberadaan Masalah Hingga Saat Ini, Apakah Masalah Tersebut Sudah Terpecahkan Atau Belum, dan Bagaimana Solusinya.

RUMUSAN MASALAH

Dalam menuliskan proposal penelitian kesehatan, rumusan masalah hendaknya memiliki konsekuensi terhadap relevansi maksud dan tujuan dari penelitian, kegunaan penelitian, kerangka konsep penelitian dan metode penelitian. Selain itu harus jelas permasalahan yang ingin diteliti, kemudian diuraikan pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis atau dugaan yang akan dibuktikan. Penulisan rumusan masalah dapat berupa pernyataan masalah atau juga dapat berupa pertanyaan masalah. Pernyataan masalah pada umumnya merupakan hasil identifikasi masalah yang ada, berupa asumsi mendasar, dan nilai yang ada dalam penelitian.

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian merupakan tindak lanjut dari masalah yang telah dirumuskan. Tujuan penelitian mencakup langkah – langkah dari penelitian yang akan dilakukan. Dalam membuat proposal penelitian, tujuan dapat dilakukan dengan secara singkat seperti untuk menjajaki, menguraikan, menerapkan, mengidentifikasi, menganalisis, dan membuktikan.

Penulisan tujuan dapat dilakukan dalam 2 jenis, yaitu Tujuan Penulisan Umum dan Khusus

Tujuan Umum bertujuan mempelajari atau menjelaskan tujuan yang hendak dicapai secara umum.

Tujuan Khusus berupa langkah – langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan umum.

MANFAAT PENELITIAN

Uraikan manfaat hasil penelitian dengan singkat dan jelas untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, seni pemecahan masalah, pengembangan institusi, profesi kesehatan dan kesehatan klien.

TINJAUAN PUSTAKA

Usahakan pustaka yang digunakan adalah yang terbaru, relevan dan original, selanjutnya uraikan dengan jelas kajian yang menimbulkan gagasan penelitian. Tinjauan pustaka menjabarkan teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari acuan untuk selanjutnya dijadikan landasan untuk melakukan penelitian yang diusulkan.

Berikut ini adalah contoh Proposal Penelitian Kesehatan :

contoh proposal penelitian kesehatan

 

Contoh Iklan Menjual Rumah (beserta Tips membuatnya )

Iklan merupakan sarana informasi yang dibuat bertujuan untuk mendorong atau membujuk agar konsumen tertarik dengan barang atau jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pengumuman kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual. Selain itu, iklan juga dapat berupa pengumuman, berisi lowongan kerja, dan berita keluarga.

Iklan biasanya dipasang di dalam media cetak (surat kabar atau majalah) dan media elektronika (radio, televisi, atau internet). Iklan juga sering kita saksikan di tempat-tempat umum, seperti di terminal, stasiun kereta, bandara, pelabuhan, perempatan jalan raya, atau pasar.

Iklan yang dimuat di koran jika dilihat dari ukurannya dapat dibedakan menjadi iklan kolom dan iklan baris. Iklan kolom dilihat dari ukurannya lebih besar dari iklan baris. Bahkan, ada iklan yang memenuhi halaman. Tentu saja iklan tersebut memerlukan biaya yang cukup mahal bagi pemasang iklan kolom tersebut. Iklan baris adalah iklan yang hanya terdiri dari beberapa baris dalam kolom. Terbatasnya jumlah baris dalam kolom yang disediakan membuat penulisan iklan baris cenderung menggunakan singkatan kata untuk menghemat tempat dan biaya pemasangan. Meskipun hanya terdiri dari beberapa baris, informasi yang disajikan harus lengkap sehingga menjadikan pembaca paham aka nisi dari iklan yang ditawarkan. Singkatan yang digunakanpun harus mudah ditafsirkan atau dipahami oleh pembaca.

Keberhasilan suatu usaha sering ditentukan oleh perencanaan dan promosi yang baik dan matang. Iklan merupakan salah satu media promosi yang sangat efektif untuk menawarkan barang, jasa, lowongan kerja, dll. Itulah mengapa kemampuan menulis iklan baris sangat penting untuk dikuasai.

Tips Membuat Iklan Jual Rumah

Di mana pun Anda memasang iklan jual rumah, ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk membuat iklan Anda lebih baik. Ujung-ujungnya, Anda akan lebih mudah dalam menjual rumah.

  • Calon pembeli biasanya mencari rumah berdasarkan lokasi. Misalnya ada orang mencari rumah di Kota Malang-Jawa Timur. Agar iklan Anda menarik bagi konsumen tersebut, maka Anda bisa membuat judul yang langsung mengarah pada lokasi rumah. Contoh: Rumah murah di Malang.
  • Judul yang jelas. Hindari judul yang bertele-tele. Berikan judul yang benar-benar menjelaskan kondisi rumah. Informasi paling dasar yang bisa diberikan adalah informasi lokasi. Contoh judul yang baik “Rumah Mewah Minimalis di Permata Jingga”.
  • Deskripsi Lengkap. Berikan deskripsi yang lengkap pada iklan rumah yang akan dijual, mulai dari harga, spesifikasi rumah, luas bangunan dan luas tanah, jumlah kamar tidur dan kamar mandi, serta spesifikasi lainnya (status rumah, dll). Jelaskan berbagai kelebihan, seperti akses jalan serta berbagai fasilitas di sekelilingnya.
  • Foto yang Menarik. Buat foto rumah yang menarik tapi juga tidak terlalu dibuat-buat sehingga terkesan membohongi calon pembeli. Pada iklan rumah dijual, seratakan foto yang lengkap dan mewakili seluruh kondisi rumah, mulai dari halaman pekarangan, semua ruangan di dalam rumah, sampai ke bagian belakang rumah. Sebaiknya foto diberi  watermark agar foto yang Anda tampilkan tidak digunakan oleh orang lain (pengiklan lain), namun watermark tidak boleh sampai menutup bagian penting dari gambar foto.
Berikut adalah Contoh Iklan menjual Rumah :
1. Konten Iklan Baris

2. Konten Iklan kolom

Contoh CV (Curriculum Vitae) atau Resume PDF

CV (Curriculum Vitae) atau Resume adalah sebuah dokumen yang menjelaskan secara ringkas mengenai identitas diri Anda, apa saja pencapaian yang telah Anda lakukan hingga saat ini, apa relevansi pengalaman Anda terhadap posisi pekerjaan yang diinginkan, dan apakah Anda orang yang tepat atau tidak untuk menempati posisi yang diinginkan dalam suatu perusahaan yang Anda lamar.

Jenis CV atau Resume

  1. Curriculum Vitae berdasarkan urutan kronologis

Bentuk CV ini adalah bentuk yang paling umum digunakan oleh kebanyakan orang. Jenis CV ini menonjolkan pendidikan dan pengalaman kerja secara berurutan, baik digunakan bila Anda mempunyai tipe perkerjaan yang sama sepanjang karir Anda, maka CV model ini akan memperlihatkan perkembangan karir Anda dengan sempurna. CV seperti ini lebih disenangi oleh sejumlah perusahaan, karena format susunannya yang dimulai dengan pengalaman secara berurutan.

  1. Curriculum Vitae berdasarkan keterampilan

Jenis CV ini lebih terfokus pada keterampilan dibanding pengalaman kerja. Fungsi utamanya adalah untuk meyakinkan pemberi kerja bahwa Anda mempunyai keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Bentuk CV ini sangat cocok untuk para fresh graduate dan orang yang ingin berganti pekerjaan ke bidang yang berbeda dengan bidang kerjanya dulu.

Pilihlah Curriculum Vitae sesuai dengan keadaan Anda karena pada dasarnya ada bermacam-macam konsep dan jenis CV, yang masing-masing menonjolkan apa yang patut ditonjolkan untuk mendapatkan sebuah posisi tertentu.

Isi dari CV atau Resume

  • Data Pribadi

Bagian ini berisi nama, alamat, no.handphone, email, dan identitas pribadi lainnya. Sangat penting bagi Anda untuk selalu mencantumkan nomor kontak atau email Anda karena itu adalah satu-satunya cara perusahaan yang merekrut bisa menghubungi Anda kembali jika sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

  • Pendidikan

Bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang pendidikan dan hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar. Jika perlu cantumkan pendidikan dari SMU hingga selanjutnya termasuk jika ada pendidikan non formal khusus yang Anda ikuti.

  • Pengalaman Kerja

Bagian ini merupakan bagian yang paling sering diperhatikan oleh perusahaan yang akan merekrut Anda. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Pada bagian ini, rekruiter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang. Oleh karena itu Anda harus menjelaskan secara detail apa yang Anda kerjakan, apa nama perusahaan tempat kerja sebelumnya, posisi pekerjaan Anda, dan pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari (job description).Beberapa informasi ini akan membantu memahami cakupan kerja yang dilakukan, keterampilan yang dimiliki sehingga perusahaan dapat memperkirakan nilai tambah yang Anda miliki sebagai seorang kandidat.

  •  Keterampilan Yang Dimiliki

Dalam CV Anda, ada kalanya Anda perlu menjelaskan keterampilan apa saja yang Anda miliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Sebisa mungkin hindari penulisan keterampilan yang terlalu klise seperti : mampu berkomunikasi dengan baik, mampu bekerja dalam tim, dapat mempelajari hal baru dengan cepat, dll. Penjelasan seperti itu tidak memberikan nilai tambah karena semua kandidat juga akan melakukan hal yang sama. Pada bagian ini Anda dapat menambahkan keterampilan Anda dalam berbahasa, missal lebih dari satu bahasa atau keterampilan dalam menggunakan applikasi-aplikasi computer.

  • Pelatihan / training Yang Pernah Diikuti

Masukkan daftar pelatihan apa saja yang pernah Anda ikuti sebelumnya  untuk memberi gambaran sejauh mana Anda telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki. Hindari untuk memasukkan semua training karena jumlahnya akan sangat panjang. Pilihlah hanya pelatihan yang relevan dan sesuai dengan target pada perusahaan yang dituju.

  • Prestasi

Ini adalah bagian yang penting disamping Pengalaman Kerja yang menjelaskan keunikan sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu. Anda dapat menjelaskan secara singkat prestasi di bidang pekerjaan, pendidikan ataupun dalam bidang kemasyarakatan lainnya. Prestasi di bidang kemasyarakatan atau hal-hal di luar pekerjaan juga menarik bagi seorang rekruter untuk digali lebih jauh.

  • Kegiatan Ekstrakurikuler/Kemasyarakatan

Anda perlu memberikan sedikit gambaran tentang kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Hal ini akan membantu menunjukkan bahwa Anda dapat membagi waktu dan memiliki wawasan cukup luas, dan tidak hanya sebatas pekerjaan.

Berikut ini adalah contoh CV dalam bentuk PDF :