Contoh Minutes of Meeting (MoM)

Rapat dalam pekerjaan dapat dilakukan secara formal atau informal, tergantung pada kebijakan dan kondisi perusahaan. Berikut ini beberapa panduan untuk menulis risalah rapat atau minutes of meeting (MoM) yang profesional.

Langkah-langkah Mencatat MoM :

  1. Pelajari agenda rapat, risalah rapat yang lalu (yang berhubungan), dan dokumen-dokumen lain yang akan dirapatkan. Jika perlu, gunakan alat perekam untuk memastikan keakurasian catatan anda.
  2. Duduklah di samping pemimpin rapat agar anda dapat dengan mudah memperoleh penjelasan atau bantuan saat rapat berlangsung.
  3. Tuliskan “Risalah Rapat dari XXX (nama perusahaan atau rapat yang jelas).
  4. Tuliskan dengan jelas tanggal, waktu, dan tempat diadakannya rapat.
  5. Edarkan selembar kertas berisi tanda hadir ke seluruh peserta. (Lembaran ini juga berguna untuk mengetahui nama-nama peserta rapat yang memberikan masukan pada waktu rapat.)
  6. Anda juga perlu mencatat nama-nama peserta rapat yang datang terlambat, lebih awal, atau tepat waktu. Hal ini mungkin diperlukan untuk memberikan masukan singkat pada peserta rapat yang terlambat jika ada yang mereka lewatkan.
  7. Tuliskan point-point rapat sesuai dengan urutan point-point yang dibicarakan. Misalnya jika item no.8 pada agenda dibicarakan lebih dahulu sebelum item no.2, maka catatlah item no.8 terlebih dahulu.
  8. Catatlah masukan yang dimuat dan nama-nama orang yang mencetuskannya.
  9. Catatlah apakah sebuah masukan diterima atau ditolak, dan bagaimana prosesnya dilakukan (apakah dengan voting, atau metode lain?). Juga perlu dimasukkan dalam catatan jika masukan itu diterima secara bulat. Untuk rapat yang tidak terlalu besar, catatlah nama-nama peserta yang menyetuji, tidak menyetujui dan abstain.
  10. Pusatkan perhatikan anda pada tindakan yang akan dilakukan oleh para pserta rapat. Hindari untuk menulis segala hal dalam rapat secara terlalu detail.

(more…)

Contoh Formulir Purchase Order (PO)

Purchase order atau yang lebih dikenal dengank PO merupakan salah satu jenis surat binis yang sering kita temui dalam usaha jual-beli. Saat pembeli melakukan order atau pemesanan kepada perusahaan rekanan atau supplier, pihak penjual atau supplier pasti akan diminta untuk mengirimkan Surat PO baik via fax, email, maupun pos. Surat ini selanjutnya akan digunakan oleh pihak supplier untuk mengetahui secara detail barang-barang apa saja yang di pesan oleh pembeli. PO juga berguna untuk mengatasi kesalahan dalam produksi pesanan. Selain itu, Surat PO juga dapat digunakan bagi kedua pihak (pembeli dan penjual) sebagai file data bagian accounting/keuangan/pembukuan. Surat Purchase Order juga dapat dijadikan bukti transaksi laporan keuangan perusahaan.

Di dalam Purchase Order harus memuat dengan jelas tentang rincian jenis barang yang dipesan oleh pembeli, jumlah yang di pesan, spesifikasi/permintaan khusus (jika ada), tanggal pengiriman, serta yang terpenting adalah harus mencantumkan nomer PO. Nomer PO sangat penting karena berguna pada saat melakukan track (penelusuran) order melalui nomer Surat Purchase Order dikemudian hari jika terjadi kekeliruan ataupun masalah.

(more…)

Contoh Copy Asli Bill Of Lading (B/L)

Bill of Lading (B/L) adalah surat tanda terima barang yang telah dimuat di dalam kapal laut yang juga merupakan tanda bukti kepemilikan barang dan sebagai bukti adanya kontrak atau perjanjian pengangkutan barang melalui laut. Banyak istilah yang hamper sama dengan B/L seperti Railway Consignmnet Note untuk pengangkutan menggunakan kereta api, AirWaybill untuk pengangkutan dengan pesawat udara, dan sebagainya.

Dalam bahasa Indonesia B/L sering disebut konosemen, yaitu merupakan salah satu dokumen pengapalan yang paling penting karena mempunyai sifat pengamanan atau jaminan. B/L asli menunjukkan hak pemilikan atas barang-barang dan tanpa B/L seseorang atau pihak lain yang ditunjuk tidak dapat menerima barang-barang yang disebutkan di dalam B/L. Dikarena fungsinya yang sangat fital tersebut, maka bill of lading harus dibuat dengan benar agar tidak terjadi masalah dalam pengeluaran barang. (more…)

Elemen Penting Membuat Iklan (advertisement) dalam Bahasa Inggris disertai dengan Contohnya

Membujuk konsumen potensial mungkin tampak sulit, namun hal tersebut akan menjadi jauh lebih sederhana dari apa yang Anda bayangkan. Tentu saja dengan bantuan iklan. Iklan menciptakan suatu hal dengan sudut pandang yang cerdas, inovatif, dan dapat menjadi ciri khas suatu merk produk yang Anda bawakan. Berikut ini adalah panduan membuat iklan dalam bahasa inggris yang terbukti berhasil menarik minat konsumen.

Menulis Iklan

Buatlah iklan yang eye-catchy dengan tagline tajam. Tetap dengan susunan kata yang pendek dan manis. Rata-rata iklan hanya membutuhkan tidak lebih dari 6 atau 7 kata. Ya, 6 atau 7 kata saja. Selain itu pertimbangkan untuk menggunakan beberapa seni dari kata untuk semakin menarik minat konsumen, misalnya Sajak, humor, permainan kata, citra kreatif, metafora, dan sebuah janji akan produk yang Anda tawarkan. (more…)

Definisi Beserta Contoh Addendum Kontrak

Adendum adalah istilah hukum yang lazim disebut dalam suatu pembuatan kontrak atau perjanjian. Jika dilihat dari arti katanya, addendum berarti lampiran, suplemen, atau tambahan.

Pengertian Addendum dalam kontrak atau surat perjanjian diartikan sebagai tambahan klausula atau pasal yang terpisah secara fisik dari perjanjian pokok namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok tersebut.  Menurut Frans Satriyo Wicaksono, SH. dalam bukunya “Panduan Lengkap Membuat Surat-Surat Kontrak” disebutkan bahwa jika pada saat kontrak berlangsung ternyata terdapat hal-hal yang belum dimasukkan ke dalam kontrak tersebut, maka dapat dilakukan musyawarah untuk suatu kemufakatan akan hal-hal yang belum diatur tersebut. Untuk itu ketentuan atau perihalyang belum diatur tersebut harus disertakan dalam bentuk tertulis sama seperti kontrak yang telah dibuat. Pengaturan ini umumnya disebut dengan addendum atau amandemen klausula. Addendum biasanya dicantumkan pada bagian akhir dari suatu perjanjian pokok. Hingga saat ini, belum ada alasan yang pasti mengapa cara addendum lebih menjadi pilihan daripada merubah perjanjian atau membuat perjanjian baru untuk suatu penambahan isi dari suatu perjanjian. Namun Addendum diduga dipilih karena alas an praktisan dan lebih menghemat waktu serta biaya. (more…)